Bagaimana Menghitung Primbon Jodoh?

 
 
 
 
Orang tua kita tentu ingin anaknya mendapatkan jodoh yang terbaik sehingga akan langgeng dan bahagia dalam mengarungi kehidupan rumah tangganya. Salah satu hal yang sering dilakukan oleh orang tua dalam menentukan seseorang tepat atau tidak untuk anaknya adalah dengan cara menghitung primbon jodoh. Ini terutama berlaku di masyarakat Jawa. Bagaimana cara menghitung primbon jodoh? ikuti saja langkah - langkah perhitungan jodoh dengan emngikuti ketentuan seperti di bawah ini.
 
CARA MENGHITUNG PRIMBON JODOH
 
* PERHITUNGAN HARI:
 
sABTU: 9
MINGGU: 5
SENIN: 4
SELASA: 3
RABU: 7
KAMIS: 8
JUM'AT: 6
 
 
* PERHITUNGAN PASARAN
 
PAHING: 9
PON: 7
WAGE: 4
KLIWON: 8
LEGI: 5
 
 
* ARTI HASIL PERHITUNGAN:
 
- SISA 1: WASESO SEGORO
Perjodohan kelak akan menjadikan wibawa bagi mereka
 
- SISA 2: TUNGGAK SEMI
Perjodohan kelak akan dapat dengan mudah mencari sandang - pangan
 
- SISA 3: SATRIA WIBAWA
Perjodohan akan selalu mendapat kehormatan dan kemuliaan
 
- SISA 4: SUMUR SINABA
Perjodohan kelak akan menjadi panutan bagi orang - orang di sekitarnya
 
- SISA 5: SATRIA WIRANG
Perjodohan kelak akan mengalami banyak penderitaan
 
- SISA 6: BUMI KEPETAK
Perjodohan kelak akan sering mendapatkan cobaan yang membuat malu (aib)
 
- SISA 7: LEBU KETIUP ANGIN
Perjodohan kelak akan membuat hidup menjadi sengsara
 
 
* CONTOH CARA MENGHITUNG JODOH PRIMBON:
 
Weton laki - laki: Kamis legi
Weton perempuan: Selasa kliwon
 
Cara menghitung:
Kamis legi: 8 + 5 = 13
Selasa kliwon: 3 + 8 = 11
 
Kemudian dijumlahkan dan dibagi dengan 7, sebagai berikut:
* 13 + 11 = 24
* 24 : 7 = 3, dan masih ada sisa 3
 
Maka perjodohan ini berarti SATRIA WIBAWA dimana perjodohan ini akan selalu mendapat kehormatan dan kemuliaan

BAGIKAN ARTIKEL INI:

Previous
Next Post »