Inilah Solusi Telematika Hindari Paket Bom

Ancaman paket bom akhir-akhir makin marak dan membuat warga was-was ketika menerima paket. Untuk itu, terdapat solusi sederhana secara telematika untuk berjaga-jaga.

Headline

Semua ponsel saat ini umumnya memiliki kamera. Sebelum menerima paket, foto pengantarnya dan minta KTP-nya kemudian foto juga. Pengamat telematika Abimanyu Wachjoewidajat mengatakan pada INILAH.COM, semua hal itu hanya butuh waktu tak lebih dari semenit.

Kurir yang benar seharusnya dapat menerima kondisi ini karena keadaannya yang mengkhawatirkan ini, lanjutnya. "Jika kurir menolak, sebaiknya jangan menerima paket itu karena berisiko."
Setelah melakukan pengambilan gambar, sebaiknya jangan menaruh ponsel dekat paket. "Jika paket itu benar meledak, setidaknya ponsel tidak rusak dan ada barang bukti kuat," paparnya.

Saat memfoto kurir, minta kurir melepas helm atau topi atau kacamata hitam yang dipakainya. Jika sudah, sebaiknya segera salin data foto dan KTP ke komputer PC. "Jika perlu, burn pada media CD atau DVD," lanjutnya.

Cara sama juga berlaku untuk jasa kurir.
Ketika menerima paket antaran, selain melakukan prosedur tanda tangan dan bayar biaya, tambah dengan prosedur pengirim harus difoto.

"Jika semua pihak bekerjasama dan melakukannya, pelaku teror sekalipun pasti akan lebih kesulitan menyebar bom," tutur pria yang akrab disapa Abah itu

No comments

PILIH PLATFORM KOMENTAR DENGAN MENG-KLIK BLOGGER,DISQUS ATAU FACEBOOK

Powered by Blogger.