Rasa Damai Di Tengah Kengerian

Ketika hidup kita tenang-tenang saja.pastnya rasa damai pun mudah di dapati.Tapi,bagaimana ketika suasana dalam kondisi yang tidak di inginkan??
  Banyak hal yang dapat terjadi tiba-tiba tanpa sepemikiran kita
  ketika membayangkan hidup kita akan begini begitu..suatu rencana telah kita susun sedemikian rupa.tapi semua kandas di tengah jalan akibat perputaran roda kehidupan
Disinilah kita akan sulit menemukan rasa damai yang selama ini melekat.hati nurani tetap menginginkan damai walau bagaimanapun kondisinya.Namun bagaimana mendapatkan rasa damai di tengah kengerian??

     ''Ketika suatu saat aku menyusun suatu rencana tentang kehidpan yang akan kujalani.aku berkata dalam hati pasti semua akan baik baik saja.pikiranku tentang hari ini dan esok penuh dengan kemenangan.tapi yang namanya manusia penuh dengan keterbatasan.akibat keterbatasan manusia itu yang sering menyebakan masalah.persoalannya bukan karna manusia lemah,namun kana manusia tak sadar bahwa dirinya  lemah sehingga merasa sanggup untuk menjalani hidup dengan kekuatannya.tiba pada suatu titik aku di hempaskan kesuatu masa yang penuh dengan penderitaan.penderitaan yang tak seperti biasanya.yang membuat hati goyah dan berfikir apakah aku bisa melanjutkan perjalanan ini atau aku akan berhenti disini dan pergi selamanya??
mungkin banyak persoalan yang kita lalui dan berbagai macam tantangan yang mendera..sesekali terlintas bahwa ini adalah hukuman akibat kesalahan yang di anggap sepele
    Bagaimana aku dapat bertahan ketika perut lapar tanpa ada sepeserpun uang di tangan?
   bagaimana aku bertahan jika orang yang aku sayangi hampir pergi selamanya akibat  tak dapat membawanya berobat?
  bagaimana aku bisa bertahan jika aku melihat di sekelilingku singa-singa mengaum seakan menerkam dan memangsaku?
   Bagaimana aku bisa bertahan jika kekuatanku tak dapat mengangkat diriku sendiri??
  dan masih banyak lagi masalah yang mendera kehidupan manusia selama berjalan di bumi yang panas dan gersang

          Semua itu bisa kita lalui dan atasi jika ada damai di hati kita.damai yang tak pernah goyah walau seribu rintangan menghambat

      Lalu bagaimana memperoleh rasa damai di tengah kengerian ini??

    satu hal yang perlu kita renungkan 'semua yang kita alami dan lewati ..dan semua yang mendera dan menyiksa..ITU SEMUA TAK AKAN MELEBIHI KEKUATAN KITA
             dan jika kita tau kalau semua ini tak akan melebihi kekuatan kita ,maka  kekuatan baru akan muncul dalam energi kehidupan sebab kita tau bahwa kita bisa  melewati semua.

    jika semua itu tak bisa memberi dama di tengah kengerian...maka BERDOALAH KEPADA DIA(TUHAN) yang bertanggung jawab akan hidup anda dan saya MINTALAH DAMAI dari DIA niscaya DIA takkan membiarkanmu sendirian.
Share:

Siapakah pencipta blog?

Blogspot adalah situs blog pertama. Diciptakan oleh Evan Williams sebelum kemudian dijual kepada Google pada tahun 2005 seharga Rp 400 milliar. Awalnya bernama Blogger dan kini lebih dikenal sebagai Blogspot. Williams adalah juga pencipta situs pertemanan Twitter.

Evan Williams (lahir 31 Maret 1972 di Nebraska) adalah seorang wirausahawan AS yang telah mendirikan beberapa usaha. Dua di antaranya yang paling terkenal adalah Blogger sebelum dibeli oleh Google dan Twitter.

Share:

Suporter Indonesia Masuk ke Lapangan


Foto: Heru Haryono/Okezone

JAKARTA – Hal menarik sempat terjadi di penghujung laga. Ketika seorang suporter Indonesia masuk ke lapangan sesaat sebelum Merah Putih takluk 1-2 dari Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (6/1/2010) malam WIB.

Insiden ini terjadi, menjelang pertandingan Kualifikasi Pra Piala Asia 2011 Grup B, antara Indonesia melawan Oman berakhir.

Salah Seorang fans Indonesia yang lolos dari kawalan aparat keamanan Pria berbadan gemuk itu, berlari ke tengah lapangan. Dia mengambil bola dari kaki pemain Oman lalu menggiringnya ke arah gawang Al-Habsi.

Setelah berhasil menendang bola ke arah kiper asal klub Premier League Bolton Waderers itu, orang yang identitasnya belum diketahui itu langsung disergap petugas.

Entah apa yang ada dalam benak orang itu. Namun, insiden ini membuat pertandingan antara Indonesia melawan Oman berhenti sesaat.

Sementara itu, kekalahan dari Oman membuat Indonesia gagal lolos ke Piala Asia 2011 yang berlangsung di Qatar.
Share:

Sejarah sepak bola Indonesia yang benar

Quote:
Sudah banyak sekali tulisan yang bertema sepak bola Indonesia. Tidak hanya tulisan, tetapi lebih banyak hujatan yang ditujukan untuk sepak bola negeri ini. Kali ini, saya akan mencoba “membuat” sejarah yang seharusnya terjadi di dalam sepak bola Indonesia. Karena penuh rekayasa, tentu saja tulisan ini bersifat fiktif. Akan tetapi, tidak apa-apa, tulisan ini hanya untuk membuat kita para pecinta sepak bola agar lebih semangat saja. :D
Mungkin sebagian dari kita masih ingat tentang karier salah satu pesepakbola nasional, Kurniawan Dwi Yulianto, yang pernah merumput di Italia tepatnya di klub Sampdoria. Di tahun 1996, ini merupakan prestasi tersendiri untuk sepak bola kita. Ternyata ada pemain Indonesia, saat itu, yang sudah berkostum salah satu klub Liga Italia. Lebih dalam lagi, Kurniawan ini mendapat pujian sebagai pemain muda berbakat dari pelatih Sampdoria waktu itu, Sven-Goran Eriksson.
Akan tetapi, Kurniawan tiba-tiba memutuskan untuk kembali ke tanah air untuk melanjutkan karier sepak bolanya. Kurniawan sendiri tidak pernah mengemukakan alasan kepulangannya ini ke publik sampai sekarang. Akibatnya, banyak sekali spekulasi yang muncul karena kepulangannya yang terkesan “mendadak” itu. Mulai dari karena pengaruh narkoba, doping, sampai akibat pergaulan malam “Negeri Pizza” tersebut. Semuanya masih tanda tanya besar.
Nah, ini cerita saya. Seandainya, Si “Kurus” (julukan Kurniawan) tetap berkarier di Italia, mungkin saja dia sudah menjadi pemain yang akan dikenang oleh publik Stadion Luigi Ferraris. Kariernya mungkin akan secemerlang Antonio Cassano (striker Sampdoria saat ini). Karena penampilan yang bagus dari Kurniawan, PSSI tidak ragu untuk mengirimkan pemain Indonesia yang lain untuk berlatih di Italia.
Apakah yang terjadi selama 12 tahun kemudian (tahun 2008 sekarang)? Hehe, kali ini saya mengkhayal kembali. Tahun ini, mungkin sudah banyak pemain Indonesia yang merumput di Serie A. Saya sebutkan saja. Bambang Pamungkas mungkin sudah menjadi striker andalan di AS Roma. Gelandang serang seperti Firman Utina, mungkin sudah menjadi pemain utama di Lazio. Boaz Sollossa menjadi andalan di Fiorentina. Bahkan, kiper sekelas Ferry Rotinsulu sudah berkostum AC Milan. Dan tidak lupa juga, kalau pemain junior asal Indonesia usia 15-21 tahun sudah menghuni sekolah sepak bola binaan Juventus dan Inter Milan. Keren. :P
Jika ini terjadi, dampak bagi sepak bola dalam negeri sangat besar. Tidak akan ada lagi “tragedi” di dalam sepak bola nasional. Justru, Liga Indonesia sudah menjadi barometer liga-liga sepak bola di Asia. Liga Indonesia menjadi sangat kompetitif. Semua penonton tertib dan kualitas wasit yang meningkat tajam. Puncaknya adalah ketika harapan rakyat Indonesia bahwa Indonesia bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan bukan sesuatu yang tidak mungkin.
Wah, tidak bisa dibayangkan jika sejarah sepak bola Indonesia yang “benar” itu terjadi. Sangat menyenangkan sekali rasanya ketika melihat sepak bola kita. Benar-benar membanggakan.
Saya tidak menyalahkan Kurniawan ketika sepak bola Indonesia menjadi tidak jelas seperti sekarang. Toh, Kurniawan sudah berjasa besar untuk Tim Nasional Indonesia. Yang salah adalah kesempatan (opportunity). Indonesia kurang diberi kesempatan lebih dalam memajukan sepak bolanya. Sangat kurang malah. Ketika Thailand akhir-akhir ini sudah “menyumbang” pemain mereka ke Liga Inggris, kita malah sibuk mengurusi kekerasan di dalam sepak bola kita. Thailand saja yang baru-baru ini melakukan “ekspor” pemain, sudah sangat bagus prestasinya. Apalagi Indonesia, karena kita sudah kurang lebih 12 tahun yang lalu melakukan teknik seperti itu.
Yang jelas, harapan terbesar saya adalah masih bisa menyaksikan Indonesia lolos ke Piala Dunia selama saya masih hidup. Entah kapan, yang jelas harus sabar. :P
Maju terus Sepak Bola Indonesia!
SEKIAN GANN



Quote:
Salam,
Share:

Firefox punya rasa malu?

Tidak hanya manusia yang memiliki rasa malu, software pun punya. Contohnya adalah Firefox. Dari gambar di bawah ini, Firefox mengaku kalau dia malu karena tidak bisa menampilkan kembali jendela dan tab yang sudah saya buka. :P
Firefox is embarrassing
Masalah ini muncul ketika komputer saya dalam keadaan stand-by sehingga muncul halaman autentikasi di Windows. Karena saya terburu-buru, komputer langsung saya matikan tanpa login terlebih dahulu untuk mematikan aplikasi yang masih berjalan. Ketika komputer saya nyalakan dan jalankan Firefox, muncul perasaan malu ini. :D
Firefox lovers gan...
Salam,
Share:

Gerakan anti anarki

Sudah banyak rangkaian kata-kata yang ditulis media untuk mendeskripsikan aksi mereka. Bahkan, sudah ratusan halaman yang memberitakan tindakan mereka. Tidak jarang pula, mereka semua terekam jelas di layar kamera. Mereka berorasi, bernyanyi, dan berasumsi bahwa semua tindakan yang sudah diambil itu salah. Tidak sampai di situ saja, mereka juga akan melakukan aksi-aksi yang tidak perlu, bahkan cenderung anarki, agar mereka bisa didengar.
Entah apa yang dicari? Bahkan terasa lebih miris bila bertanya untuk apa sebenarnya semua itu? Jangan terlalu berharap simpati, justru yang ada hanya caci maki. Tindakan-tindakan anarki hanya memperkeruh suasana dan solusi paling tidak mau muncul di tempat yang keruh.
Mereka sebenarnya orang-orang yang intelek. Bagaimana tidak, semua institusi mereka berpredikat baik. Akan tetapi, mengapa tindakannya jauh dari sifat intelek tadi? Intelek yang seperti apa? Jika dilihat lebih jauh, intelek diidentik dengan prestasi, bukan anarki. Anarki hanya milik sapi. Akan tetapi, saya merasa mereka tidak mirip sapi sama sekali. :P
Sudahi saja sikap-sikap anarki selama ini. Itu tidak akan menyelesaikan masalah.
Gerakan Anti Anarki!
Foto: INI (dengan penggubahan seperlunya)
Salam,
Share:

Virus Komputer "Life is Beautiful" Mengancam

Virus Komputer "Life is Beautiful" Mengancam

— Perusahaan peranti lunak, Microsoft dan Norton,, menginformasikan adanya ancaman penyusupan virus baru lewat surat elektronik (e-mail) yang merusak data komputer pengguna layanan internet, seperti Yahoo, Hotmail, dan AOL (American OnLine).

Virus itu masuk ke surat elektronik dalam bentuk program presentasi Power Point dengan nama "Life is Beautiful". Jika Anda menerimanya, segera hapus file tersebut. Karena jika itu dibuka, akan muncul pesan di layar komputer Anda kalimat: "it is too late now; your life is no longer beautiful...." (Sudah terlambat sekarang, hidup Anda tak indah lagi).

Akibatnya, Anda akan kehilangan semua data di komputer. Bukan itu saja, orang yang mengirimkan "virus" itu juga akan mendapatkan akses ke nama, e-mail, dan password Anda. AOL telah mengonfirmasikan, peranti lunak antivirus yang sementara ini sudah ada tidak mampu menghancurkan "Life is Beautiful". Virus ini diciptakan oleh seorang hacker yang menyebut dirinya "Life Owner
Share:

Sekilas sejarah sepak bola

harapanbangsa's AvatarilBanyak orang menyangka sepak bola lahir di Inggris. Ternyata sepak bola yang dimaksud itu sepak bola modern, namun sebelum itu termyata sepak bola telah ditemukan sejak 3000 tahun yang lalu di berbagai pelosok dunia dalam bentuk yang berbeda-beda.

Bola pernah ditemukan bukti-buktinya sebagai permainan para prajurit China sekitar abad ke 2 - 3 zaman pemerintahan Dinasty Han. Belakangan ditemukan juga bukti keberadaan sepak bola di Kyoto, Jepang. Di Indonesia, sepak bola pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Belanda, perkembangannya pun menjadikan sepak bola menjadi sebuah kelompok bergengsi pada saat itu.

Kelahiran sepak bola modern memang lahir dari Inggris. Keberadaannya pun digunakan sebagai olah raga "perang". Saat itu ada semacam kepentingan pelampiasan antara Inggris dan Scotland. Satu bola diperebutkan dua kampung. Permainannya pun cenderung kasar dan brutal. Gak heran kalau akhirnya banyak makan korban. Ada kisah yang menyeramkan pula. Bahwa sepak bola kuno di timur Inggris bukan menggunakan bola, melainkan kepala musuh prajurit perang lawan. Dengan cara dan pola permainan seperti itu, maka sepak bola akhirnya dilarang oleh pemerintahan Inggris.

King Edward III tahun 1331 mengeluarkan aturan untuk menghentikan permainan brutal ini. Sementara di Scotland, King James 1 pada tahun 1424 memproklamirkan kepada semua pria untuk tidak main bola - "That na man play at the Fute-ball". Begitu pun seterusnya.

Sayangnya, sepak bola sudah sangat populer hingga tidak ada yang bisa menghentikan permainan ini di masyarakat. Pada tahun 1815 sebuah kampus ternama di Inggris, Eton College mencoba membuat aturan permainan sepak bola. Aturan ini berkembang dan diterapkan di banyak perguruan tinggi, dimodifikasi hingga dikenal dengan nama Cambridge Rules tahun 1848. Namun pada perkembangannya pun aturan ini terpilah menjadi dua aturan besar, yaitu aturan Rugby School dan aturan Cambridge. Yang membedakannya saat itu adalah bola yang boleh dipegang dan dibawa berlari.

Pada tanggal 26 October 1863, sebelas klub dan sekolah London mengirimkan perwakilannya untuk sebuah pertemuan di Freemanson's Tavern untuk mengkukuhkan satu peraturan mendasar untuk aturan permainan yang akan mereka mainkan. Dari pertemuan ini lah lahir The Football Association. Kekuatan kelompok ini makin solid hingga membuat gerah penggemar Rugby. Pada tanggal 8 Desember 1863 para rugger (sebutan untuk rugby) memutuskan untuk berpisah. Kini ada Rugby School dan The Football Association.

Pada tahun 1869, para anggota The Football Association (sering disebut Asscociation) mulai mengkukuhkan larangan memegang bola saat bermain. Ini adalah awal aturan hands-ball.

Charles Wreford Brown adalah pemainrugger handal, rugger adalah sebutan rugby muncul dari istilah slang mahasiswa di Oxford yang gemar memendekkan sebutan lalu diberi imbuhan di akhir "er" - rug + er = rugger. Suatu ketika Charles ditawarkan apakan dirinya ingin bermain rugger? Namun dirinya menolak dengan menyebukan bahwa dirinya lebih suka SOCCER (slang dari kata AsSOCiation). Sejak itulah sebutan soccer mulai sering dipakai.

Tahun 1888, William McGregor - pengurus klub Aston Villa mendekati 12 klub soccer yang ada untuk melakukan tanding rutin yang kemudian diberi nama English Football League. Kedua belas klub itu adalah :

- Accrington (Old Reds)
- Aston Villa
- Blackburn Rovers
- Bolton Wanderers
- Burnley
- Derby County
- Everton
- Notts County
- Preston North End
- Stoke City
- West Bromwich Albion
- Wolverhampton Wanderers

Kick-off pertama kalinya liga ini dimulai tanggal 8 September 1888

Sejak itu, saya baru menyadari bahwa FOOTBALL adalah sebutan resmi, sementara SOCCER digunakan sebagai sebutan in-formal.
Share:

Cara Kerja virus komputer


Masih ingat dengan virus Aksika? Virus “open source” yang satu itu memang memiliki banyak sekali varian. Tidak heran karena source code-nya memang disedia kan bebas di Internet, jadi siapapun dapat dengan mudah mengubah dan meng-compile source code-nya dan jadilah varian baru.
Berawal dari kemudahan itulah, banyak virus maker ataupun programer pemula mencoba–coba untuk membuat virus tanpa perlu repot. Paling yang dibutuhkan hanyalah pengetahuan seputar operating system dan programming.
Namun kemudahan itu belum seberapa, bila dibandingkan dengan menggunakan program Virus Generator. Dari namanya saja, kita sudah dapat mengira kegunaan dari program tersebut. Ya, Virus Generator merupakan program untuk dapat membuat virus secara mudah dan instan.
Bermula dari sampel sebuah virus yang lumayan banyak dikirimkan oleh pembaca kepada kami. PC Media Antivirus mengenalnya dengan nama Gen.FFE-Fajar, namun antivirus lain ada juga yang menyebutnya dengan nama Brontok.D. Dengan penyelidikan sederhana akhirnya diketahui bahwa virus tersebut dibuat menggunakan Virus Generator.
Fast Firus Engine (FFE)
Pembuat Generator tersebut menamakan program buatannya itu dengan nama Fast Firus Engine. Seperti yang terlihat pada program ataupun situs pembuatnya, ia memberitahukan bahwa program ini hanya untuk tujuan pembelajaran dan tidak untuk tindakan merusak. Namun tetap saja, bila program ini sudah jatuh ke tangan yang salah, pasti akan digunakan untuk pengrusakan.
Virus Generator ini dibuat menggunakan bahasa Visual Basic dan di-compress menggunakan packer tELock. Dalam paketnya terdapat dua buah file, yakni Fast Firus Engine.exe dan data.ex_. Fast Firus Engine. exe merupakan program utama dalam pembuatan virusnya dan sementara file data.ex_ sebenarnya merupakan badan virus asli yang belum dimodifi kasi.
Saat file Fast Firus Engine.exe dijalankan, maka pengguna akan dihadapkan pada sebuah interface. Anda hanya disuruh mengisikan nama virus, nama pembuat, dan pesan-pesannya. Lalu dengan menekan tombol Generate, maka jadilah virus Anda.
Cara kerja dari Generator tersebut sebenarnya sangat sederhana. Ia hanya menambahkan data yang Anda masukkan tadi ke bagian akhir file virus asli (data.ex_). Nantinya informasi tersebut digunakan oleh virus dalam proses infeksi.
Bagaimana Virus Menginfeksi?
Virus hasil ciptaan FFE memang terlihat sederhana. Sama seperti Generatornya, ia juga dibuat menggunakan bahasa Visual Basic yang di-compile dengan metode Native- Code. Lalu di compress menggunakan tELock agar ukurannya semakin kecil. Virus ini memiliki ukuran tubuh asli sebesar 55.296 bytes.
Saat virus kali pertama dieksekusi, ia akan membuat beberapa file induk di beberapa lokasi. Seperti di direktori \%WINDOWS%\, akan terdapat file dengan nama.exe, Win32 exe, activex.exe, dan %virusname% (nama virus sesuaiyang diisikan oleh sang pembuatnya pada Generator). Di \%WINDOWS%\ %system32%\ akan terdapat file copy.pif, _default.pif, dan surif.bin. Selain itu, ia juga mengubah atau membuat file Oeminfo.iniyang merupakan bagian dari System Properties. Jadi apabila komputer Anda terinfeksi oleh virus hasil generate dari FFE, maka pada System Properties akan terdapat tulisan “Generated by Fast Firus Engine”.
Di direktori \%WINDOWS%\%System%\ akan terdapat beberapa file induk lagi yang menggunakan nama yang sama seperti file system milik Windows, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass.exe, smss.exe, svchost. exe, dan winlogon.exe.
Dan tak lupa, pada root drive pun akan terdapat file dengan nama “baca euy.txt” yang berisikan pesan–pesan dari si pembuat virus. Jadi pada saat membuat virus dengan menggunakan Generator tersebut, maka pembuatnya akan disuguhkan beberapa kotak input, seperti Author of the virus, Name of the virus, dan Messages. Nah, isidari kotak messages ini yang nantinya ditampilkan pada file “baca euy.txt” tersebut.
Setelah virus berhasil meng-copy-kan file induknya ke dalam sistem tersebut, ia akan menjalankan file induk tadi, sehingga pada memory akan terdapat beberapa process virus, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass. exe, smss.exe, svchost.exe, dan winlogon.exe. Nama processyang mirip dengan process/services milik Windows tersebut mungkin sengaja untuk mengecoh user. Untuk membedakannya, Anda dapat melihat path atau lokasi process tersebut dijalankan. Process virus ini biasanya berjalan di direktori System sementara process/services milik Windowsyang running biasanya berasal dari direktori System32.
Mengubah Registry
Virus ini menambahkan beberapa item startup pada registry agar pada saat memulai Windows ia dapat running secara otomatis atau untuk mengubah setting-an Windows agar sesuai keinginannya. Informasi mengenai registryyang diubahnya tidak akan dapat dengan mudah kita lihat karena dalam kondisi terenkripsi.
Yang ia ubah adalah seperti nilai dari item Userinit, yakni dengan menambahkan parameter ke file induk. Pada key HKEY_CURRENT_ USER\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows\Load juga akan diubah itemnya agar mengarah ke file induknya dengan nama Activex.exe. Pada HKEY_CURRENT_USER \Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan terdapat item baru dengan nama present. Key HKEY_ LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan terdapat item baru juga dengan nama Default dan %username%, username di sini merupakan nama user yang sedang aktif saat itu.
Virus hasil generate dari FFE juga mengubah shell extension untuk file .exe, yakni dengan mengubah type information dari Application menjadi File Folder. Setting-an folder Options juga diubah agar tidak menampilkan extension dan setiap fi le dengan attribut hidden. Dan agar dapat aktif pada safe-mode, ia pun mengubah nilaidari item SafeBoot.
Dengan menggunakan bantuan registry Image File Execution Options, virus ini juga menambahkan item baru pada section tersebut dengan nama cmd.exe, msconfi g.exe, regedit.exe, dan taskmgr.exe. Maksudnya adalah agar setiap user yang mengakses program dengan nama file seperti itu, maka akan di-bypass oleh Windows dan dialihkan ke file induk si virus.
Bagaimana Virus Menyebar?
Virus ini dapat menyebar melalui media penyimpan data seperti flash disk. Saat Anda mencolokkan flash disk pada komputer yang terinfeksi, maka pada flash disk tersebut akan terdapat beberapa file baru, seperti explorer.exe, %virusname%.exe, dan msvbvm60.dll. Juga beberapa file pendukung seperti desktop.ini, autorun.inf agar ia dapat running otomatis pada saat mengaksesflash disk tersebut.
File virus lainnya pun disimpan pada direktori baru di flash disk tersebut dengan nama Recycled yang berisikan file Firus.pif dan Folder.htt. Kesemua file virus tersebut dalam kondisi hidden sehingga tidak terlihat.
Virus Beraksi
Untuk dapat bertahan hidup, virus ini pun akan mencoba untuk memblok setiap program yang tidak ia inginkan seperti tools atau program antivirus termasuk PCMAV. Sama seperti halnya data registry yang diubah, data mengenai program apa saja yang diblok olehnya juga terdapat dalam tubuhnya dalam kondisi terenkripsi.
Jadi, saat virus sudah stay di memory, ia akan memonitor setiap program yang diakses oleh user, yakni dengan membaca nama file dan juga caption Window. Beberapa nama file antivirus yang dicoba untuk dibloknya adalah nav.exe, avgcc.exe, njeeves.exe, ccapps.exe, ccapp.exe, kav.exe, nvcoas.exe, avp32.exe, dan masih banyak lagiyang lainnya. Termasuk beberapa program setup atau installer juga tidak dapat dijalankan pada komputer terinfeksi.
Quote:
Share:

Hati-hati Blogger sedang gencar hapus blog

saduran dari teman:

 


kickass Berita kurang sedap marak terdengar akhir-akhir ini, Blogger sedang gencar menghapus blog, bahkan ada yang sampai akun blog, oleh karena itu berhati-hatilah!
Berita ini bersumber dari beberapa teman kang Rohman yang mengabarkan bahwa blog mereka dihapus oleh blogger, dan beberapa hari yang lalu salah satu blog kang Rohman pun bernasib sama, di hapus Sad. Yang lebih ekstrim lagi ada teman kang Rohman  langsung di hapus akun blognya, yang sangat menyakitkan adalah jumlah blog dalam akun tersebut lebih dari 60 blog dan telah di kelola secara susah payah selama satu tahun lebih, gimana ngga nyesek di dada tuh.
Trus bagaimana cara mengantisipasi agar blog tidak dihapus oleh blogger? sebagai pihak yang menumpang tidak ada cara yang benar-benar ampuh untuk menangkal agar blog tidak dihapus oleh blogger, namun ada beberapa tips yang mungkin bisa dilakukan untuk sedikit mengurangi kemungkinan dihapusnya blog oleh blogger atau sekedar mengurangi dampak fatal setelah di hapus.

  • Jangan melakukan hal-hal yang melanggar Term Of service  blogger.
  • Jangan melakukan hal-hal yang nyerempet-nyerempet seperti paid post review,, menjual link,, banner iklan yang terlalu berlebihan ( uppsss.. blog kang Rohman termasuk yang ini kali)
  • Jangan pasang Auto-Blog (blog yang bisa posting secara otomatis).
  • Jangan posting berlebihan sampai beratus-ratus posting dalam sehari.
  • Jangan membuat blog sampai berpuluh-puluh hanya dalam satu account.
  • Pisahkanlah blog yang dirasa sangat penting bagi anda, jadikan ini satu account satu blog jangan sampai dicampur dengan blog-blog yang menurut anda kurang berkualiatas. Sebagai contoh kang Rohman mempunyai 2 blog yang dirasa sangat penting, maka kang Rohman memisahkan keduanya. Jadi seandainya yang satu terkena penghapusan maka yang satu masih selamat. Kalau dua-duanya dihapus ya tinggal sabar kalau itu Big Grin
  • Untuk memisahkan blog yang penting dan  terlanjur bercampur dengan blog-blog lain adalah dengan cara membuat alamat email baru, lalu anda undang email tersebut sebagai author ( login => pengaturan => Izin => Menambah Penulis), kemudian berikan hak yang setara dengan admin sebelumnya, nah jika sudah setara tinggal login ke akun yang baru kemudian hapus tuh admin yang lama. ( bingung? duh kacian dech HypnotizedBig Grin).  tambah-penulis
  • Lakukan backup blog secara teratur, ini bisa anda lakukan dengan cara : Login -> Pengaturan - Tab dasar -> Export Blog.   eksport blog
  • Jika anda mau menanamkan sedikit modal, sebaiknya gunakan custom domain atau memakai top level domain (TLD) sehingga blog anda bukan lagi beralamat seperti http://contohsaja.blogspot.com, namun akan beralamat seperti http://contohsaja.com, jika alamat anda sudah jadi custom domain dan suatu saat blog anda dihapus blogger, maka anda tinggal membuat blog baru lalu lakukan Import dengan memakai file hasil backup (ingat langkah sebelumnya), kemudian ganti lagi alamatnya dengan dengan domain yang tadi ( ini jurus kucing-kucingan dengan blogger Big Grin). Perlu diketahui bahwa hasil import beda dengan posting baru, jika anda melakukan import maka tanggal posting serta komentar yang ada akan tetap seperti itu.
  • Langkah yang lebih arif yaitu tinggalkan ketergantungan anda dari blogger, silahkan beli hosting yang murah tapi berkualitas lalu pakai mesin Wordpress.org, kemudian import semua data yang ada di blogger ke wordpress anda dan blog anda akan kembali. stttttt… kang Rohman sebentar lagi akan jual domain sama hosting murah tapi kualitas handal lho.
Moga bermanfaat, dan yang terutama di harapkan adalah jangan sampai blog anda di hapus oleg blogger.
Share:

Cara membuat blog di blogspot

Mungkin ada diantara anda-anda yang belum tahu tentang blog dan bertanya-tanya tentang blog, maka saya akan mengulas sedikit tentang blog menurut versi saya sendiri.

1. Apa itu Blog ?

Blog ( singkatan dari Web log) adalah situs yang sifatnya lebih pribadi, yaitu lebih berat kepada penggambaran dari si pembuat blog itu sendiri.

Blog dibuat oleh para desainer penyedia blog agar bekerja secara otomatis dan mudah untuk dioperasikan , jadi bagi kita-kita yang masih bingung dengan bahasa pemrograman untuk membuat sebuah website tidak jadi persoalan. Apabila anda sudah bisa membuat sebuah account email di internet, maka dalam membuat blog pun saya yakin anda bisa.

2. Cara membuat blog

Seperti halnya e-mail, dalam membuat blog pun kita harus mempunyai sebuah account terlebih dahulu, oleh karena itu silahkan daftarkan diri anda terlebih dahulu di free blog provider (penyedia hosting/domain blog gratis). Free blog provider sangatlah banyak terdapat di internet dan beberapa yang populer saat ini adalah http://www.blogger.com, http://www.wordpress.com serta http://blogsome.com.

Dalam kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang cara pembuatan blog di http://www.blogger.com, Silahkan anda klik gambar dibawah untuk mendaftar.
ciptakan blog sekarang juga


Setelah anda berada pada situs blogger.com, anda akan melihat gambar seperti gambar di atas. Silahkan lakukan langkah-langkah berikut ini :

  1. Klik tanda anak panah yang bertuliskan " CIPTAKAN BLOG ANDA "
  2. Isilah Alamat Email dengan alamat email anda (tentunya yang valid)
  3. Isikan kembali alamat email anda tadi pada form Ketik ulang alamat email
  4. Tuliskan password yang anda inginkan pada form Masukkan sebuah password
  5. Isikan kembali password anda tadi pada form Keyik ulang sandi (password)
  6. Isi Nama Tampilan dengan nama yang ingin anda tampilkan
  7. Tulis tulisan yang tertera pada form Verifikasi Kata. Beri tanda tik/cek pada kotak di pinggir tulisan Saya menerima Persyaratan dan Layanan.
  8. Klik gambar anak panah yang bertuliskan "LANJUTKAN"
  9. Tuliskan judul blog yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi) pada form Judul Blog
  10. Tulis nama situs anda pada form Alamat Blog (URL)
  11. Tulislah tulisan verifikasi yang ditampilkan pada form Verifikasi kata, jika sudah selesai klik gambar panah yang bertuliskan "LANJUTKAN".
  12. Pilihlah gambar (template) yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi), kemudian klik gambar anak panah yang bertuliskan "LANJUTKAN"
  13. Setelah keluar tulisan "Blog Anda telah di iptakan". Klik gambar panah bertuliskan "MULAI POSTING". Silahkan anda tuliskan semau anda, jika sudah selesai klik tombol "MEMPUBLISKAN POSTING".
Share:

SEJARAH THE JAK VS VIKING

Menanggapi thread super HOAX yang berjudul Asal mula perseteruan Viking VS The jak, yg cenderung tendensius dan ahistoris, berikut gw sajikan sebuah tulisan refleksi bwt kita semua dari Mantan Ketum Jakmania 3 Periode. Dan apa yang ad di dalam tulisan ini adalah FAKTA, sebuah objektifitas dari seorang pelaku sejarah. Selamat menikmati, agak panjang soalnya




Sayang bentrokan ternyata ga bisa dihindari. Bukan gw memihak tapi faktanya memang Viking yang mulai. Mereka neriakin yel2 “Jakarta Banjir” yang dibales juga oleh the Jak. Suasana memanas hingga akhirnya terjadi benturan fisik. Ketika ditelpon gw langsung menuju Indosiar pake taksi. Sampe disana sebagian the Jakmania sudah diluar Indosiar, di dalam gw liat 6 orang the Jak sedang berselisih dengan Viking. Melihat hal yang tidak sebanding ini gw langsung mendesak ke arah Viking tanpa gw tau siapa yang gw serang itu. Sebelumnya gw nyamperin dulu Aremania dan Pasopati yang hadir disana. Yang gw heran kenapa Viking hadir disana dalam jumlah yang cukup besar, 2 bis berisi 74 orang.

Letak Indosiar di Jakarta, jadi ga heran pelan2 berdatanganlah para suporter Persija kesana. Suasana sudah tidak terkendali dan atas inisiatif Polisi dan Indosiar, Viking langsung diungsikan dengan menggunakan truk Polisi. Namun kejadian ini ternyata dah menyebar luas kemana-mana hingga akhirnya terjadilah penyerangan terhadap rombongan Viking di tol Kebon Jeruk.

Setelah kejadian itu gw beberapa kali mendapat panggilan dari pihak kepolisian. Saat itu gw membantah kalo terjadi penyerangan yang memang dikoordinir oleh the Jakmania. Juga gw bantah kalo terjadi perampokan. Gw juga heran gimana Viking menyatakan klo hadiah menang kuis dirampok the Jak padahal hadiah itu kan belum diserahkan pihak Indosiar. Hadiah untuk the Jak pun sampe sekarang ga kita terima. Saat itulah nama the Jakmania menjadi buruk. Di mata media the Jakmania tidak menerima kalah sehingga menyerang. Opini sudah terbentuk dan masyarakat di Bandung juga ikutan menghujat, sementara di Jakarta menyayangkan.

Ya sudahlah. Biarin orang ngomong apa, tapi ga menyurutkan kebanggaan gw terhadap Persija dan the Jakmania apapun kondisinya. Paling tidak di mata gw sekarang Viking cuma bisa bekoar nantang tapi ketika kalah mereka malah ngadu ke polisi. Sesuatu yang dimata gw sangat tidak suporter.

Semenjak terjadi permusuhan dengan the Jakmania, apalagi setelah kejadian Indosiar, Viking berkembang pesat menjadi suporter yang dominan di Bandung. Mereka terus menebarkan kebencian ke the Jak dengan mengeluarkan kaos2 dan lagu2 yang bersifat menghujat the Jak. Reaksi anggota the Jakmania juga heboh. Mereka rame2 bikin kaos yang balas menghujat viking. Tapi semua ga ada yang jadi karena gw melarang seorangpun tuk bikin kaos yang bertuliskan viking/persib meski dalam bentuk hujatanpun. Bagi gw tulisan yang pantas berada di kaos suporter Persija hanyalah PERSIJA dan THE JAKMANIA.

Cuma akhirnya gw nyerah juga, biar gimana gw ga mungkin ngelawan arus trus. Ini terjadi ketika Ismed Sofyan diserang sama Viking di Bandung ketika uji lapangan. Kondisi kaya gini dah ga bisa gw terima. Sejak itulah bertubi-tubi keluar desain2 dan yel-yel serta lagu menghujat mereka. Cuma tetep ada bedanya the Jak sama Viking. Kalo the Jak nyanyi hujatan hanya saat pertandingan melawan Persib, tapi klo Viking sepertinya hendak melakukan propaganda kepada anggotanya dan masyarakat bola. Mereka terus melakukan hujatan meski saat itu Persib tanding melawan tim lain.

Sikap ini justru malah mengobarkan api kebencian suporter Persija terhadap Viking. Sehingga the Jakers banyak yang benci mereka bukan karena tau kejadian awalnya, tapi karena mereka ga suka dikata-katain terus. Belakangan Komisi Disiplin mengeluarkan larangan akan hal-hal seperti ini. Terlambat! Dan penerapannya juga ga konsisten, masih banyak yang tetap melakukannya, bukan hanya Viking atau the Jakmania tapi hampir di semua stadion di Indonesia.

Sebetulnya ada juga pihak2 yang mengusahakan perdamaian. Panpel Persib pernah berinisiatif mempertemukan the Jakmania dan Viking di Bandung. Gw sendiri hadir saat itu bersama 2 orang lagi, Heru Joko hadir bersama 3 orang temannya, Panpel Persib dan Manajer Persija saat itu Bpk IGK Manila. Tapi pertemuan tersebut buntu karena tidak ada niat dari Heru Joko tuk berdamai.

Perseteruan makin melebar. Semakin banyak Viking yang masuk ke website the Jakmania dan menebarkan virus kebencian … semakin banyak dan besarlah kebencian the Jakers ke mereka. Bahkan Panglima Viking Ayi Beutik sempat mengeluarkan pernyataan tuk menjaga kelestarian permusuhan ini seperti Barcelona dan Real Madrid.

Gw sih sebetulnya dah masa bodo dengan hal ini. Konsentrasi gw sekarang kan di tim, dan the Jakmania sudah punya pengurus yang baru. Tapi gw juga ga bisa tinggal diam bila permusuhan ini merembet ke tim masing2. Setelah beberapa kali mendapat perlakuan buruk tiap bermain di Bandung, akhirnya the Jak melakukan pembalasan pada bis Persib di Lebak Bulus. Jujur, gw tidak setuju dengan cara seperti ini, meski gw juga tidak menyalahkan. Seminggu sebelumnya gw dah bilang di forum the Jakmania di sekretariat Lebak Bulus, kalo Heru Joko ketua Viking, ikut bantu mengamankan bis Persija di Bandung. Ia bahkan berada langsung dalam bis Persija. Tapi masa disana memang sudah sulit terkendali bahkan oleh ketuanya sekalipun. Apa boleh buat? The Jakmania sudah melaksanakan pelampiasan dendamnya, sayangnya dengan melakukan tindakan yang sebelumnya mereka cela.

Sekarang permusuhan the Jakmania kontra Viking menjadi warna tersendiri bagi sepakbola Indonesia. Seorang sutradara tertarik menjadikan perseteruan ini sebagai inspirasi dalam filmnya yang berjudul ROMEO & JULIET. Lucunya di tengah perseteruan, mereka justru kompak untuk menolak film ini dengan alasannya masing2. Bedanya di Bandung .. Ketua Viking dengan didukung anggotanya membuktikan ucapannya dengan menggagalkan pemutaran film ini. Sementara di Jakarta justru sebaliknya, meski pimpinan menyatakan akan menuntut tapi toh hampir semua bioskop2 di jabodetabek dipenuhi oleh orang oren yang memang sudah ga sabar menanti film ini diputar.

Nah, itulah kisah panjang tentang permusuhan 2 kelompok suporter besar di Indonesia, paling engga dari kacamata gw. Tulisan ini dibuat atas permintaan seorang bobotoh yang penasaran dengan sebab musabab permusuhan tersebut. Gw juga ga suka dengan orang yang berkomentar sinis baik terhadap the Jakmania maupun Viking. Mereka itu tidak tau apa2, bisanya cuma menghakimi aje. Ada hak apa mereka menghujat? Liat dulu kisahnya baru mereka akan berpikir dan bantu mencarikan solusi.
Share:

KATA MUTIARA SEPAK BOLA

  • "Professional football is no longer a game. It's a war. And it brings out the same primitive instincts that go back thousands of years." (Malcolm Allison)
  • "I spent a lot of money on booze, birds and fast cars. The rest I just squandered." (George Best)
  • "Five days shalt thou labour, as the Bible says. The seventh day is the Lord thy God's. The sixth day is for football." (Anthony Burgess)
  • "Winning isn't everything. There should be no conceit in victory and no despair in defeat." (Matt Busby)
  • "Football is a game you play with your brain" (Johan Cruiff)
  • "We played until it was dark. I dreamt of becoming a professional footballer." (Jacques Derrida)
  • "Football is a matter of creativity and imagination" (David Ginola)
  • "A man is created for his acts. His goal is paradise." (Henrik Ibsen)
  • "There is such a thing as everyday, ordinary, vulgar ecstasy; the ecstasy of anger, the ecstasy of speed at the wheel, the ecstasy of ear-splitting noise, ecstasy in the soccer stadium." (Milan Kundera)
  • "Footballers are more likely to work better if they get a pat on the back from the boss. A knife in the back is never the answer." (Gary Lineker)
  • "Soccer is one of the most unifying activities amongst us." (Nelson Mandela)
  • "The goal passes through a series of phases independent of the will of man." (Karl Marx)
  • "Football is the thing that formed me physically and has given me a great deal of spirituality." (Carlos Menem)
  • "The goalkeeper is the lone eagle, the man of mystery, the last defender." (Vladimir Nabokov)
  • "Football, a game in which everyone gets hurt and every nation has its own style of play which seems unfair to foreigners." (George Orwell)
  • "Football has nothing to do with fair play. It is bound up with hatred, jealousy, boastfulness, disegard of all rules and sadistic pleasure in witnessing violence: in other words it is war minus the shooting." (George Orwell)
  • "Football. It's the beautiful game." (Pele)
  • "In football you sometimes have beauty and cruelty together." (Peter Schmeichel)
  • "Some people think football is a matter of life and death. It is much more important than that." (Bill Shankly)
  • "Football without fans is nothing" (Jock Stein)
  • "It's only a game but it's life and death to me" (Gianluca Viali)
  • "Football is a game for rough girls. Not suitable for delicate boys." (Oscar Wilde)
  • "The joy of seeing Yuri Gagarin flying in space is only superseded by the joy of a good penalty save" (Lev Yashin)
Share:

SUPORTER INDONESIA

PSSI mungkin bisa bangkrut.
Gara-gara ulah suporter Indonesia.

Kalau selama ini organisasi pimpinan Nurdin Halid itu bisa serta biasa mungkir, cuci tangan, sebagai fihak yang ikut bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan yang menimpa suporter, kini sepertinya tak bisa mengelak.

Federasi Sepakbola Asia telah memutuskan denda ribuan ringgit Malaysia kepada PSSI. Semua itu terjadi karena ulah dungu dan tidak elegan suporter Indonesia saat mendukung timnas futsal Indonesia berlaga melawan Malaysia. Suporter Indonesia itu tidak berdiri, untuk menghormat saat lagu kebangsaan Malaysia diperdengarkan.

Mungkin ini kabar bagus.

Mudah-mudahan pada pelbagai event sepakbola internasional lainnya akan semakin banyak suporter Indonesia yang melecehkan negara lain. Sehingga PSSI kena denda dan denda lagi. Mungkin kemudian solusi yang akan dipilih oleh PSSI adalah kembali mungkir bila peristiwa serupa terjadi. Misalnya dengan berkilah bahwa para suporter Indonesia yang berulah itu “merupakan suporter-suporter liar dan karena itu kami tidak ikut bertanggung jawab.”

Suporter liar. Suporter yang harus dinaturalisasikan, diorganisasikan ? Wacana mengenai topik ini muncul dalam posting sahabat saya, Panji Kartiko di Facebook. Ia menyebutnya dalam salah satu seri artikel-artikel lawas. Kita hargai niat baiknya untuk berbagi wawasan mengenai masalah satu ini. Tulisannya itu melemparkan saya untuk surut ke belakang, di tahun 2000-an.

bambang haryanto,12 juli 2000,hari suporter nasional,aremania,jakmaia,pasoepati,viking

Hari suporter nasional. Tanggal 12 Juli 2000, bertempat di kantor Redaksi Tabloid BOLA, Palmerah Selatan, terjadi momen sejarah bagi perjalanan perkembangan suporter sepakbola Indonesia. Saat itu, sebuah kesepakatan telah diambil, sebagaimana dilaporkan oleh Tabloid BOLA (14/7/2000, foto di atas) tersebut.

“Dalam dialog seusai santap siang, para kelompok suporter pembaru menetapkan tanggal 12 Juli sebagai Hari Suporter Nasional (HSN). Mungkin di antara negara-negara penggila sepakbola, hanya Indonesia saja yang memiliki hari bagi suporter sepakbola.

Kelompok suporter yang bersepakat saat itu adalah Aremania, The Jakmania, dan Pasoepati, yang sudah kerap beraksi dengan segala kreativitasnya, serta Viking Persib Fans Club yang ingin menjejaki langkah langkah ketiga pendahulunya.

‘Kelak tiap tahun kita akan memperingati hari persaudaraan antarsuporter se-Indonesia dengan kegiatan-kegiatan positif bersifat sosial. Kita akan berkumpul lagi seperti ini. Terima kasih kepada BOLA yang telah menjembatani dan memberi perhatian secara aktif terhadap perkembangan suporter di Indonesia,’ papar Bambang Haryanto dari Departemen Humas dan Media Pasoepati.

Bambang-lah yang mengusulkan penetapan HSN dan semua peserta mendukungnya. Peristiwa ini diharapkan menjadi momentum penyatuan visi dan mempererat tali silaturahmi antarkelompok suporter yang beragam.

Para kelompok suporter diwakili para pentolannya masing-masing. Sebut saja Yuli Sugiarto dan Muhammad Noer dari Aremania. Mayor Haristanto selaku Presiden Pasoepati. The Jak langsung dipimpin Ferry Indrasjarief dan Faisal, sementara Viking diwakili Eri Hendrian dan Nandang Leo Rukaran. Acara dipandu Sigit Nugroho, Koordinator Liputan Sepakbola Nasional BOLA.

Dialog informal berjalan penuh keakraban dalam semangat kesetaraan. Mereka saling berbagi pengalaman dan bertukar pikiran dalam mengorganisasikan kelompoknya.

Peserta sepakat bahwa wadah kelompok suporter bisa menjadi sarana untuk menularkan virus positif, seperti persaudaraan, sportivitas, serta antikekerasan. ‘Inilah salah satu cara untuk mengikis sikap fanatisme sempit di kalangan suporter’ sebut M. Noer dari Aremania.”

Setahun kemudian, seperti dilaporkan lagi oleh Tabloid BOLA (14/8/2001), Asosiasi Suporter Sepakbola Indonesia (ASSI) dideklarasikan. Diiringi ilustrasi gegap gempita nyanyian bersemangat dari suporter Jakmania lengkap dengan drumnya, para perwakilan kelompok suporter kita itu menandatangani prasasti saat deklarasinya di Gedung Yayasan Tenaga Kerja (YTKI), Jakarta.

Dalam tabloid tersebut telah pula dikutip pendapat dari mereka yang hadir. Antara lain, Ahmad Lanjir (Laskar Benteng Persita), Andri Kurniawan (Semen Padang Fans Klub), Bambang Haryanto (Pencetus Hari Suporter Nasional), Beni Setiawan (Panser Biru PSIS), Faisal Karim (Persebaya Fans Klub), Ferry Indrasjarief (The Jakmania Jakarta), Heru Joko (Viking Persib), Indra Pangeran (The Macz Man), Lukman (Balad Persib), Mayor Haristanto (Pasoepati), Nurul (Aremania), Prayitno Hadi (PKT Fans Klub) dan juga Reni Rohaeni (Lady Vikers). Tokoh kunci yang tidak dikutip, tetapi penting adalah Eko Haryanto (Bonekmania Persebaya).


Bawa pulang Alya Rohali. Semangat untuk merayakan pendirian dan meneguhkan eksistensi ASSI tersebut bahkan diusung dalam acara kuis di televisi, Siapa Berani ?, di Indosiar, 12 Maret 2002. Dalam kuis itu para pentolan ASSI bertanding adu cerdas melawan kelompok suporter The Aremania (Malang), Jakmania (Jakarta), Pasoepati (Solo), dan Viking (Bandung).

Saya, Taufik Ismail (almarhum), dan Ryan yang saudaranya Panji, Sigit Nugroho, dan Erwin Fitriansyah, masuk kelompok ASSI. Kami berlatih di sekolahnya Sherina, berkat bantuan Eko Haryanto Bonek yang guru di sekolah itu. Sementara Panji dan Gigi bergabung di kubu Pasoepati, baik yang datang khusus dari Solo mau pun dari Pasoepati Jakarta. Itulah sepotong masa-masa indah sebagai suporter sepakbola.

Slogan ASSI di acara kuis itu adalah, “Bawa Pulang Alya Rohali.” Alya bersama Helmy Yahya adalah host acara. Slogan itu tertera di kaos dan juga dalam lirik lagu kami. Saat latihan sebelum pentas, floor director acara itu senyum-senyum mendengar slogan kami. Di Jakarta Post Helmy Yahya bilang, “penampilan kelompok suporter itu merupakan salah satu acara Siapa Berani ? yang paling baik.”

Tetapi polesan bedak ala Helmy Yahya itu seperti tidak berarti apa-apa. Ketika seusai acara, kantin Indosiar menjadi ajang perang berupa olahraga baru. Berwujud lempar-lemparan kursi dan hujan umpatan antara suporter Jakarta melawan Bandung.

Bahkan kemudian terjadi aksi pencegatan, penganiayaan, dan bahkan diduga juga penyerobotan harta benda, ketika kelompok suporter Jakarta mencegat mobil suporter Bandung. Kasus ini dilaporkan kepada polisi, tetapi segera dilupakan oleh jaman. Kecuali dendam kesumat yang membara di dada yang merasa teraniaya.

Tiang dan pilar yang didirikan atas nama persahabatan antarsuporter yang diharapkan mampu menyangga rumah ASSI, robohlah sudah. Tindak kerusuhan, anarkis dan tawuran antarsuporter sepakbola di kancah sepakbola Indonesia bahkan semakin menjadi merajalela.


Binatang jadi-jadian. Tindak anarkis seusai mengikuti acara kuis di Indosiar di atas tadi merupakan perbuatan kelompok suporter “resmi,” bukan “liar.” Karena pentolannya ikut pula aktif berperan serta. Jadi hemat saya, pembuatan batas antara suporter resmi dan suporter liar, tak mudah dilakukan.

Keterlibatan individu dalam organisasi kelompok suporter bersifat cair. Bisa masuk, keluar, patuh atau tidak patuh, semuanya bebas saja dilakukan. Setiap waktu. Kita para suporter ibarat pasir dalam sebuah mangkuk. Sepertinya bersatu, tetapi senyatanya terpisah-pisah.

Jadi impian teman-teman dan juga impian saya di tahun 2000an tentang eksistensi ASSI, boleh jadi dipandu niatan bawah sadar untuk meniru organisasi semacam KNPI, AMPI, dan sejenisnya. Organisasi seperti ini sebenarnya merupakan jenis binatang jadi-jadian. Ia sengaja dibentuk sebagai alat pemerintah Orde Baru untuk mengontrol generasi muda.

Organisasi seperti itu diberi restu, diberi dana, pimpinannya harus cocok sama pemerintah. Tetapi sekaligus dibuat gemuk, malas, sehingga tidak muncul fikiran-fikiran kritis terhadap pemerintah otoriter yang memberi mereka segalanya. Pimpinan organisasi semacam seringkali merupakan kader, calon untuk menduduki kursi-kursi menteri dalam pemerintahan.

ASSI tidak memiliki kemewahan seperti itu. Maka wajar, bila organisasi yang berilusi sebagai payung organisasi suporter sepakbola Indonesia itu kini hanya tinggal sebagai kenangan. Bahkan ketika hiruk-pikuk wacana konggres atau sarasehan yang digagas oleh PWI untuk mengoreksi kondisi persepakbolaan nasional, di Malang, Maret 2010 ini, tak ada suara suporter yang ikut berbunyi di media massa. Padahal sebagai salah satu pilar industri sepakbola, bila suporter bersepakat melakukan boikot total, tidak menonton sepakbola, dampaknya akan luar biasa.

Tidak ada atau tidak eksisnya ASSI di saat-saat genting persepakbolaan nasional seperti dewasa ini, kiranya tidak perlu diratapi. Pakar ekonomi atensi, Michael H. Goldhaber, menegaskan betapa di tengah era maraknya beragam media sosial yang membuka seluas-luasnya transparensi, baik itu media blog,Facebook sampai Twitter, memang membuat organisasi menjadi tidak terlalu penting lagi.

Tembok-tembok organisasi birokrasi bahkan sampai universitas pun, menurutnya, kini menjadi bangunan yang serba tembus pandang. Orang-orang semakin saling berhubungan dengan orang. Bukan dengan organisasi. Sehingga kini adalah jamannya para tokoh. Juga jamannya gagasan. Para tokoh dan pemilik gagasan itu tergabung dengan entourage-nya dalam komunitas atau jaringan yang lebih egaliter, yang diikat oleh kesamaan visi dan cita-cita.

Seorang jenius pemasaran dunia digital paling moncer saat kini, Seth Godin menyebut kondisi di atas sebagai era keemasan bagi cheap leader, pemimpin “murahan.” Karena menurutnya, di luaran sana, terdapat ribuan atau jutaan orang yang menanti hadirnya pemimpin-pemimpin mereka. Modal sang pemimpin itu hanyalah gagasan yang visioner dan mampu menular sebagai ideavirus. Bukan lagi pangkat, wibawa atau duit milyar-milyaran.

Kasus demo maya yang masif dalam membela Bibit Samad Rianto-Chandra Hamzah sampai Prita Mulyasari, merupakan contoh betapa kita orang-orang biasa mampu melakukan sebuah “revolusi.” Apalagi hanya melawan ide dangkal seperti RPM Konten-nya seorang menteri baru yang beraksi sebagai penangkal petir (silakan baca Richard W. Brislin dalam The Art of Getting Things Done : A Practical Guide to the Use of Power, 1991), yang semata dicuatkan untuk mengurangi tekanan publik kepada bosnya yang tersudut akibat skandal Bank Century.

Suporter memang kelompok liar, apalagi bila sedang berkerumun. Menghimpun mereka, menjinakkan atau menaturalisasikan mereka seperti halnya ulah pemerintah Orde Baru terhadap KNPI, AMPI atau Pam Swakarsa (termasuk pelaku demo bayaran dengan sosok-sosok anak-anak pelajar ), adalah suatu kemustahilan. Mengatur suporter itu seperti menggembala kucing.

Sehingga tindak kerusuhan demi kerusuhan oleh mereka, termasuk hilangnya nyawa suporter sepakbola kita secara sia-sia, akan menjadi daftar yang pasti semakin panjang saja di kemudian hari. Demikian pula semakin banyaknya kerusuhan dilakukan oleh para suporter kita di luar negeri, membuat semakin banyak denda yang akan dijatuhkan kepada PSSI, juga membuat semakin sering pula dilarangnya tim-tim Indonesia bertanding di luar negeri.

Mungkin terasa sinis, tetapi barangkali itu justru merupakan kabar yang baik. Memang ini suatu gagasan yang berlandaskan pada rasa putus asa dan tiadanya harapan bagi masa depan sepakbola Indonesia. Biarlah sepakbola Indonesia dan suporternya terpuruk sampai kedasar, dan barangkali sesudahnya akan muncul arus balik. Sesuatu aksi yang radikal.

Karena tanpa aksi radikal, para pemangku kepentingan sepakbola kita akan terus merasa nyaman walau dengan keadaan di saat penyakit kanker yang menggerogoti sepakbola kita sudah mencapai stadium yang sudah sangat lanjut. Kanker itu, tak jemu saya sebut, adalah : korupsi, korupsi dan korupsi.

Aksi radikal itu kini tinggal bersandar kepada pemanfaatan media-media sosial. Semakin masifnya suporter atau pencinta sepakbola memiliki blog, mengelola akun Facebook dan Twitter, semua itu boleh jadi merupakan ujung lorong yang cerah bagi masa depan sepakbola kita.

Alasannya, pertama, kita dapat merujuk ujaran seorang blogger, mantan wartawan CNN di Beijing dan Tokyo dan kini peneliti di Harvard, Rebecca McKinnon. Ia bilang bahwa seseorang lebih mampu menyerap dan mengelaborasi kembali informasi secara lebih mendalam bila yang bersangkutan dilibatkan dalam diskusi mengenai materi tersebut.

Bahkan mereka memiliki pemahaman lebih mendalam lagi bila dirinya mampu menuliskan opini tentang hal bersangkutan di ruangan publik. Semakin mendalamnya pengetahuan para suporter sepakbola kita, yang juga meningkat secara kuantitatif itu, akan memberi bobot wacana yang lebih signifikan guna menemukan solusi secara masif dan demokratis dari problem sepakbola kita. Lokal dan nasional.

Ijinkanlah saya bermimpi, alangkah hebatnya bila semakin banyak suporter sepakbola kita yang mau menjadi seorang blogger. Kita semua bisa menulis apa saja, tentang sepakbola Indonesia. Termasuk mengritisi pengelolaan sepakbola kotanya, syukur-syukur pula sampai mau berpikir berlingkup nasional, juga mendunia.

Seorang jenius dalam bidang perangkat lunak open source, Linus Torvald, telah dikutip oleh Eric Steven Raymond dalam makalahnya yang terkenal, The Cathedral and the Bazaar (1999), tentang tesis sentralnya yang berbunyi : "given enough eyeballs, all bugs are shallow." Oleh Raymond proposisi ini disebutnya sebagai Hukum Linus Pertama.

Maknanya adalah, bahwa semakin luas tersebarnya sumber-sumber kode (perangkat lunak) untuk diakses, dipelototi, dikaji dan dilakukan percobaan oleh masyarakat, maka semakin cepat pula semua bugs, cacat cela, dari perangkat lunak itu mudah ditemukan untuk dibereskan.

Pesan Hukum Linus itu bagi kita, sesama suporter sepakbola adalah : semakin banyak suporter sepakbola kita menjadi blogger, semakin banyak mereka mampu menulis tentang segala seluk beluk pengelolaan sepakbola Indonesia, maka semakin mudah dikuak pula adanya beragam tindak kriminal yang selama ini diam-diam menjadi kanker yang menggerogoti jiwa dan raga sepakbola kita.

Kedua, kita bisa catat apa yang Churchill bilang, “to jaw-jaw is always better than to war-war.” Adu bacot lebih baik dibanding adu otot. Adu olok lebih baik dibanding adu golok. Melalui pemanfaatan media sosial, kita para suporter misalnya, dapat mencontoh aksi suporter Glasgow Celtic vs Glasgow Rangers di Skotlandia.

Perseteruan mereka yang bahkan berlandaskan agama pun, tetapi perang mereka meledak di dunia maya dengan canda, secara berbudaya. Tak ada darah tertumpah. Suporter Indonesia harus pula bergerak ke arah sana.

Ketiga, melalui media sosial pula kita dapat diasah untuk berpikir dan memiliki wawasan yang lebih luas dari sekadar pikiran sempit tentang haus kemenangan atau pun merasakan pedih akibat kekalahan klub-klub yang kita dukung. Sikap katak dalam tempurung itu, harus disingkirkan.

Di tengah atmosfir penyelenggaraan Piala Dunia 2010 bulan Juni mendatang, marilah kita merenung, di mana posisi persepakbolaan kita saat ini ?

Sejak tahun Piala Dunia di Paris 1938, saat itu Indonesia masih masuk sebagai negara jajahan Belanda, Indonesia tak pernah masuk lagi sebagai finalis Piala Dunia.

Saya sendiri pernah ikut mendukung timnas pada turnamen tingkat Asia Tenggara pada final Piala Tiger 2004 di Singapura, sambil mengusung spanduk “Bangkit Indonesia !” (foto) harus belajar menelan kecewa. Ponaryo Astaman dan kawan-kawan kalah di kandang atau pun di tandang melawan sang juara Singapura !

Suporter sepakbola Indonesia, marilah bermimpi agar timnas kita berhasil menapak pentas dunia. Langkah pertama untuk itu, marilah bergerak untuk ikut serta membersihkan bugs pada tubuh PSSI kita. Manfaatkan media-media sosial itu secara bijak dan bermanfaat untuk mempercerdas diri, di mana hal itu kini dibutuhkan untuk menggulirkan revolusi. Target kita dalam jangka pendek adalah : memensiunkan Nurdin Halid dan kroni-kroninya dari kursi PSSI.

Karena mereka bercokol di PSSI semata untuk mempertahankan sumber uangnya, sementara urusan tentang prestasi adalah masa bodoh, kita bisa mengumpulkan koin demi koin untuk bekal pensiun mereka. Agar di ujung ikhtiar ini rakyat Indonesia mampu merebut haknya, untuk memiliki PSSI-nya kembali !

Sahabat-sahabat sesama suporter sepakbola Indonesia, saya berbangga bisa berbagi impian dengan Anda.

Anda ikut menentukan masa depan sepakbola Indonesia ! Sebagai pemangku kepentingan sepakbola Indonesia, kini saatnya Anda ikut bergerak. Yaitu bergerak dalam merevolusi tubuh PSSI saat ini. Dengan cara yang mudah. Silakan klik di sini Lalu tulislah tanggapan Anda. Sekarang juga !

Dengan cara itu maka bola salju gagasan revolusi kita tersebut akan mampu bergulir lebih cepat, menyebar, serta meluas, sehingga tepat pula dalam melabrak sasaran demi kejayaan kembali sepakbola Indonesia !


Wonogiri, 18 Maret 2010
Share:

Antara cinta dan uang

Mawar merah, coklat dan candle light diner menjadi semacam ritual wajib untuk merayakan Valentine Walaupun bukan salah satu hari besar nasional karena bisa memberikan kesempatan libur, hari kasih sayang alias Valentine adalah salah satu hari besar terutama bagi pasangan yang biasa merayakannya. Keromantisan memang tidak bisa dipisahkan dari hubungan percintaan dan sudah menjadi kebutuhan dalam membina hubungan dengan pasangan kita. Valentine hanya merupakan salah satu pengesahan saja dari kebutuhan itu.
Hanya saja hubungan pria wanita saat ini sudah banyak mengalami pergeseran nilai. Mau tidak mau kita harus menghadapi kenyataan bahwa dunia semakin materialistis dan setiap orang menjadi semakin individualis. Jaman orang tua kita dulu, masing-masing pasangan sudah memahami secara alamiah saja bahwa laki-laki adalah pencari nafkah dan istri di rumah. Budaya hidup sederhana sesuai dengan kemampuan adalah gambaran hidup bahagia, sehingga bagi tiap pasangan yang akan menikah masing-masing tidak terlalu banyak mempertanyakan bagaimana kehidupan keuangan nanti. Hal ini semakin di dukung dengan budaya tabu untuk membicarakan berbagai kebiasaan penggunaan uang sebelum menikah. Uang masih saja dianggap sesuatu yang jahat dan lambang keserakahan. Begitulah kalau kita takut membicarakan tentang uang., sehingga tidak heran jika kemesraan hubungan antara pria dan wanita bisa berubah 180 derajat setelah menikah, karena begitu banyak kejutan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengenai kebiasaan penggunaan uang yang sebelumnya tidak diketahui.

Jadi sebelum Anda berdua memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan juga bagi Anda yang menikah, ada beberapa hal tentang uang yang harus Anda tahu sebagai pasangan.
“Jika kita mencintai satu sama lain kita tidak akan bertengkar karena uang“
Berdasarkan pengalaman konsultasi lisan dengan para klien pasangan suami istri, saya bisa mengambil kesimpulan. Uang mungkin saja gak ada hubungannya dengan cinta, tetapi ternyata sangat berhubungan dengan banyaknya pertengkaran Anda. Tidak peduli betapapun besarnya cinta Anda pada suami atau istri. Jika Anda berdua tidak bisa menjembatani perbedaan pandangan tentang uang, dan memaksakan diri mengambil keputusan keuangan yang tidak bisa mengakomodasi perasaan satu sama lain, akan timbul masalah pada hubungan Anda. Cinta ternyata belum dapat mengalahkan segalanya, sebab jika demikian halnya maka tidak pernikahan yang berakhir dengan perceraian. Cintalah yang membawa Anda ke jenjang pernikahan dan menciptakan kemesraan selama beberapa tahun sesudahnya. Namun kehidupan permikahan seumur hidup membutuhkan lebih dari cinta. Jadi mari kira renungkan sejenak dan pahami beberapa fakta berikut ini :
  • Bagaimana Anda menghabiskan uang Anda tidak ada hubungannya dengan bagaimana Anda mencintai satu sama lain
  • Anda berdua memang dibesarkan dengan cara yang berbeda, sehingga cara memperlakukan uang juga berbeda
  • Apa arti uang bagi Anda tidak selalu sama dengan pasangan Anda
  • Cara Anda berbelanja mungkin juga berbeda satu sama lain
Fakta-fakta inilah yang terjadi pada kebanyakan pasangan dan membuat perbedaan tentang uang dari Anda berdua. Sehingga sangat wajar jika terjadi pertengkaran karenanya, jadi bertengkar karena uang bukan karena tidak cinta, tapi karena adanya perbedaan tadi.
“Jika kita tidak membicarakan masalah uang, segala sesuatu akan berjalan baik“
Banyak calon pasangan mengira bahwa dengan tidak membicarakan masalah uang maka mereka tidak akan mempunyai masalah keuangan. Faktanya banyak orang menghindari masalah keuangannya dengan mengabaikannya, berharap akan selesai dengan sendirinya. Orang bahkan lebih memilih untuk diam daripada membicarakannya hanya karena takut bertengkar tentang uang. Tetapi bagaimana mungkin mencari jalan keluar dari masalah jika kita bahkan tidak mau membicarakannya. Karena itu jika Anda berdua tidak segera membiasakan diri untuk mulai berbicara tentang masalah uang maka Anda berdua bisa bangkrut. Rejeki memang datang dari Tuhan, tetapi Dia tidak mengirimkannya langsung ke rekening Anda.
Jadi darimana kita mulai ? Jawabanya mudah sekali. Seperti hampir semua aspek kehidupan, maka tempat kita mulai mengelola keuangan kita dengan baik adalah dari rumah. Maksudnya adalah Anda dan pasangan harus segera mulai bebicara tentang uang bersama-sama. Sebab masih banyak pasangan yang segan membicarakan hal ini. Hanya sedikit dari kita yang besar di lingkuanan dimana ke dua orang tua bisa membicarakan masalah uang dengan bebas satu sama lain – bersama anak-anak di meja makan. Akibatnya banyak dari kita tidak tahu cara mengelola keuangan keluarga, bahkan tidak tahu bagaimana mulai membicarakannnya – bahkan dengan pasangan hidupnya sendiri !
Bicara Tentang Uang Bukan Hal Tabu
Fakta bahwa kita tidak dibesarkan dalam lingkungan dimana membicarakan tentang uang adalah tabu sungguh suatu tragedi. Akibatnya banyak masalah perkawinan juga terpicu karena banyak pasangan enggan membicarakan dan cenderung menyembunyikan masalah keuangannya. Akhirnya banyak pasangan yang tidak bisa bekerja sama dalam mengatasi masalah keuangannya. Kalau tidak terpaksa mengikuti kemauan pasangan yang lebih dominan, maka mereka bisa jadi berjalan sendiri-sendiri. Padahal jika tiap pasangan mau bekerja sama, mereka bahkan mendapatkan hasil yang beberapa kali lebih baik daripada jika dilakukan sendiri. Jadi jangan ragu-ragu, apapun tujuan keuangannya, apapun masalah keuangannya, bekerjasama dengan pasangan memberikan dorongan semangat dan sumber ide yang tiada habisnya yang membuat usaha pencapaian tujuan keuangan menjadi jauh lebih mudah.
Share:

FLIGHT RADAR

Share:

ABOUT BLOG LAPAK INFO

BLOG INI BERISI INFO DAN ARTIKEL TENTANG SAINS TEKNOLOGI,CERITA SEJARAH,CERITA LUCU,HAL-HAL UNIK DAN LANGKA,HAL HAL LUCU, INFO PENGETAHUAN,TIPS-TIPS,KESEHATAN DAN INFO TERPILIH. BLOG INI BEBAS PORNOGRAFI DAN COCOK UNTUK SEMUA UMUR


Share:

*Apakah Tuhan menciptakan Kejahatan?


Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?? Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada?

Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".
Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya". "Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut. Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan mencipta
kan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?" "Tentu saja," jawab si Profesor Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"

"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya. Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.
Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab, "T
entu saja itu ada."

Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"
Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekera
san di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah, Pak. Kajahata
n itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya iman kepada Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."
mahasiswa itu adalah Albert Einstein


Share:

PASANG IKLAN DI SINI

Blog LAPAK INFO menerima pemasangan iklan murah:
UKURAN BANNER                         :250 X 300 dan ukuran lainnya
CONTACT US                                  :  CONTACT ME

                                                              

                                     NB: visitor rata-rata blog ini  di atas 15.000 ip unik per/hari dengan pageviews di atas 40.000 per/ hari berdasarkan data dari google analystic .saat ini fans page facebook 1.428 penggemar,dan 4 halaman facebook pendukung yang masing masing punya ribuan penggemar dan 896 followers twitter, dan akan terus bertambah .update teratur tiap hari dengan artikel berkualitas.
                                              TERIMAKASIH







Share:

OKEZONE.COM

Share:

PRIVACY POLICY

If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at Privacy.

At http://rockypanjaitan.blogspot.com/ we consider the privacy of our visitors to be extremely important. This privacy policy document describes in detail the types of personal information is collected and recorded by http://rockypanjaitan.blogspot.com/ and how we use it.
Log Files
Like many other Web sites, http://rockypanjaitan.blogspot.com/ makes use of log files. These files merely logs visitors to the site - usually a standard procedure for hosting companies and a part of hosting services's analytics. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, browser type, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and possibly the number of clicks. This information is used to analyze trends, administer the site, track user's movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.
Cookies and Web Beacons
http://rockypanjaitan.blogspot.com/ uses cookies to store information about visitors' preferences, to record user-specific information on which pages the site visitor accesses or visits, and to personalize or customize our web page content based upon visitors' browser type or other information that the visitor sends via their browser.
DoubleClick DART Cookie
→ Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on http://rockypanjaitan.blogspot.com/.
→ Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to our site's visitors based upon their visit to http://rockypanjaitan.blogspot.com/ and other sites on the Internet.
→ Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html
Our Advertising Partners
Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include ....... 
    While each of these advertising partners has their own Privacy Policy for their site, an updated and hyperlinked resource is maintained here: Privacy Policies.
    You may consult this listing to find the privacy policy for each of the advertising partners of http://rockypanjaitan.blogspot.com/.
    These third-party ad servers or ad networks use technology in their respective advertisements and links that appear on http://rockypanjaitan.blogspot.com/ and which are sent directly to your browser. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by our site's third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertising campaigns and/or to personalize the advertising content that you see on the site.
    http://rockypanjaitan.blogspot.com/ has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.
    Third Party Privacy Policies
    You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. http://rockypanjaitan.blogspot.com/'s privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites. You may find a comprehensive listing of these privacy policies and their links here: Privacy Policy Links.
    If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites. What Are Cookies?
    Children's Information
    We believe it is important to provide added protection for children online. We encourage parents and guardians to spend time online with their children to observe, participate in and/or monitor and guide their online activity. http://rockypanjaitan.blogspot.com/ does not knowingly collect any personally identifiable information from children under the age of 13. If a parent or guardian believes that http://rockypanjaitan.blogspot.com/ has in its database the personally-identifiable information of a child under the age of 13, please contact us immediately (using the contact in the first paragraph) and we will use our best efforts to promptly remove such information from our records.
    Online Privacy Policy Only
    This privacy policy applies only to our online activities and is valid for visitors to our website and regarding information shared and/or collected there. This policy does not apply to any information collected offline or via channels other than this website.
    Consent
    By using our website, you hereby consent to our privacy policy and agree to its terms.

    Update
    This Privacy Policy was last updated on: Friday, April 3rd, 2015.
    Should we update, amend or make any changes to our privacy policy, those changes will be posted here.
    Share:
    Powered by Blogger.

    Blog Archive